Dari hasil investigasi di lapangan - ca'elaaaahh!!hehehehe!! - mulai dari pemilik warung di area Wisata, para penggiat alam yang lagi nongkrong, petugas balai di kantor TNGP sampai tukang parkir dilapangan, saya mendapat jawaban yang cukup beragam namun tetap pada satu maksud yang sama : kurang setuju dengan SK tersebut!!. Bayangin aja, gara - gara SK tersebut para pedagang jadi sepi pembeli, tukang parkir jadi kebanyakan duduk - duduk, para penggiat jadi males dateng dan pegawai TNGP jadi disalahin dan jadi tempat muntahan kesel orang - orang!.
Awalnya saya pikir, harga - harga yang tertera di SK tersebut adalah tarif sekali masuk tiap orang yang akan mendaki Gunung Gede ataupun Pangrango, ternyata bukan!!. Jadi, harga tersebut adalah harga pemandu yang akan memandu tiap pendaki yang akan melakukan perjalanan ke area dua gunung tersebut. Baik yang ingin ke puncak atau sekedar main di air terjun Cibeureum!tarifnya tentu berbeda dong!!. Luar biasanya adalah, pemandu tersebut WAJIB disewa oleh tiap orang atau rombongan yang akan melakukan kegiatan di kawasan tersebut. Jumlahnya tergantung kebutuhan!!hahahaha!!Mantaaabbb!!!. Jadi jangan harap teman - teman bisa naik Gunung Gede tanpa didampingi oleh pemandu, karena dianggap melanggar aturan! aneh ya?!. Ada sedikit pertanyaan - pertanyaan kecil menggeliat liar disanubari saya. Atas dasar apa ini diberlakukan?! dan yang paling penting adalah, para pemandu ini ber - sertifikasi apa engga?! jam terbangnya gimana? penguasaan materi tentang cagar alam hayati dan PPGD memenuhi standar prosedur gak?!.
Awalnya saya pikir, harga - harga yang tertera di SK tersebut adalah tarif sekali masuk tiap orang yang akan mendaki Gunung Gede ataupun Pangrango, ternyata bukan!!. Jadi, harga tersebut adalah harga pemandu yang akan memandu tiap pendaki yang akan melakukan perjalanan ke area dua gunung tersebut. Baik yang ingin ke puncak atau sekedar main di air terjun Cibeureum!tarifnya tentu berbeda dong!!. Luar biasanya adalah, pemandu tersebut WAJIB disewa oleh tiap orang atau rombongan yang akan melakukan kegiatan di kawasan tersebut. Jumlahnya tergantung kebutuhan!!hahahaha!!Mantaaabbb!!!. Jadi jangan harap teman - teman bisa naik Gunung Gede tanpa didampingi oleh pemandu, karena dianggap melanggar aturan! aneh ya?!. Ada sedikit pertanyaan - pertanyaan kecil menggeliat liar disanubari saya. Atas dasar apa ini diberlakukan?! dan yang paling penting adalah, para pemandu ini ber - sertifikasi apa engga?! jam terbangnya gimana? penguasaan materi tentang cagar alam hayati dan PPGD memenuhi standar prosedur gak?!.
Yah..jujur aja, saya gak mau dong naik gunung - yang dari tahun '90-an udah saya daki -
harus bayar pemandu yang, maaf...pengalaman dan penguasaan materinya masih dibawah standar. Mendingan dia aja yang bayar saya!!hehehehe!! Setuju gak?!
harus bayar pemandu yang, maaf...pengalaman dan penguasaan materinya masih dibawah standar. Mendingan dia aja yang bayar saya!!hehehehe!! Setuju gak?!
0 komentar:
Posting Komentar